Enzim α-Galaktosidase Berstandar Pangan – Bahan Bantu Pengolahan untuk Pengurangan Raffinose dan Stachyose
Enzim α-Galaktosidase Berstandar Pangan adalah enzim hidrolitik khusus yang digunakan dalam pengolahan makanan untuk meningkatkan kualitas, kemudahan pencernaan, dan kinerja sensorik bahan baku berbasis tumbuhan. Enzim ini dirancang untuk memecah Ikatan galaktosida α-1,6 ditemukan dalam oligosakarida yang terjadi secara alami seperti raffinosa Dan stakiosa, yang umumnya terdapat dalam kedelai, kacang-kacangan, dan banyak sistem protein tumbuhan. Oligosakarida ini secara luas diakui sebagai faktor utama penyebab ketidaknyamanan pencernaan karena tidak dapat dicerna secara efisien di saluran pencernaan atas manusia.
Selama proses pengolahan, enzim α-galaktosidase secara enzimatis menghidrolisis gula-gula yang tidak dapat dicerna ini menjadi sakarida yang lebih kecil dan lebih mudah dicerna, membantu produsen menciptakan produk yang... Lebih lembut bagi pencernaan sambil juga memberikan rasa yang lebih bersih dan tekstur yang lebih halus di mulut. Hal ini membuatnya sangat berharga bagi merek dan produsen yang memproduksi makanan kedelai, minuman berbahan dasar tumbuhan, makanan fermentasi, Dan Produk nutrisi fungsional Di mana ekspektasi konsumen terhadap rasa, kenyamanan, dan fungsi bahan terus meningkat.
Manfaat Utama
- Mengurangi raffinose dan stachyose dengan menghidrolisis ikatan α-galaktosida yang umum ditemukan pada kacang-kacangan dan bahan-bahan kedelai.
- Meningkatkan toleransi pencernaan dengan mengurangi oligosakarida yang sulit dicerna yang dapat menyebabkan kembung dan ketidaknyamanan
- Meningkatkan rasa dan tekstur di mulut. dengan mendukung profil tanaman yang lebih bersih dan persepsi tekstur yang lebih halus
- Mendukung pemanfaatan nutrisi yang lebih baik Dengan mengurangi efek anti-nutrisi yang terkait dengan oligosakarida dalam formulasi tinggi legum.
- Kompatibilitas pemrosesan yang fleksibel Cocok untuk perendaman, pengolahan lumpur, formulasi minuman, dan tahap persiapan fermentasi.
Kondisi Pengolahan yang Direkomendasikan
- Kisaran suhu: 30–50°C
- kisaran pH: 2,0–6,0
- Dosis yang disarankan: 0,01–0,5 kg per metrik ton (sesuaikan berdasarkan substrat dan kondisi proses)
Untuk hasil terbaik, tambahkan enzim pada tahap pengolahan suhu sedang di mana pH dan suhu berada dalam rentang yang direkomendasikan, dan berikan waktu yang cukup untuk terjadinya hidrolisis enzimatik. Dosis ideal bergantung pada berbagai faktor, termasuk proporsi bahan kedelai/kacang-kacangan, konsentrasi padatan, waktu tinggal, dan tingkat pengurangan oligosakarida yang diinginkan. Uji coba skala kecil disarankan untuk menentukan tingkat penggunaan yang paling efisien untuk setiap produk dan lini produksi.
Aplikasi
Makanan Kedelai dan Kacang-kacangan
- Produk tahu dan dadih kedelai
- Makanan dan camilan berbasis protein kacang-kacangan
- Bahan-bahan kedelai dan kacang yang diolah yang memerlukan toleransi yang lebih baik
Minuman Berbahan Dasar Tumbuhan
- Susu kedelai, bahan dasar minuman kedelai, dan konsentrat minuman yang terbuat dari kedelai
- Minuman protein nabati, termasuk campuran kedelai dan kacang polong.
- Minuman nabati yang diemulsikan yang memerlukan peningkatan rasa dan pengalaman konsumen.
Makanan Fermentasi dan Produk Fermentasi
- Minuman kedelai fermentasi dan produk nabati bergaya yogurt
- Makanan kacang-kacangan yang difermentasi dan solusi berbasis tanaman yang dibudidayakan
- Langkah-langkah persiapan fermentasi di mana pengurangan oligosakarida mendukung hasil yang lebih baik.
Nutrisi Fungsional dan Sistem Bahan Baku
- Campuran bubuk tinggi protein dan tinggi serat
- Bubuk pengganti makanan dan campuran nutrisi
- Formulasi berbasis tumbuhan yang dirancang untuk meningkatkan kemudahan pencernaan dan kenyamanan konsumen.
Bagaimana Cara Kerjanya
Banyak bahan baku nabati secara alami mengandung oligosakarida α-galaktosida. Karena sistem pencernaan manusia memiliki aktivitas α-galaktosidase endogen yang terbatas, gula-gula ini sering kali melewati usus besar tanpa dicerna, di mana mereka difermentasi oleh mikrobiota dan dapat menghasilkan gas. Dalam industri makanan nabati, mengurangi oligosakarida ini selama proses pengolahan dapat secara signifikan meningkatkan toleransi produk akhir dan kepuasan konsumen.
α-Galaktosidase menghidrolisis ikatan galaktosidik α-1,6, mengubah oligosakarida jenis raffinosa dan stakiosa menjadi gula yang lebih kecil dan lebih mudah dicerna. Aktivitas enzim ini dapat meningkatkan posisi produk bagi konsumen yang mencari nutrisi berbasis tanaman tanpa mengorbankan kenyamanan. Selain itu, penurunan kandungan oligosakarida seringkali berkontribusi pada profil sensorik yang lebih halus, terutama pada minuman kedelai dan formulasi yang kaya akan kacang-kacangan.

Bentuk Produk
- Penampilan: bubuk kuning muda
- Nilai: kelas makanan
- Aktivitas: 500 unit per gram
- Kemasan: Disediakan dalam 1 kg/kantong, kantong aluminium foil berkualitas makanan yang kedap udara. Harap diperhatikan bahwa gambar produk hanya untuk ilustrasi. Kemasan sebenarnya mungkin berbeda.
- Umur simpan: 12 bulan jika disimpan dalam kemasan tertutup di tempat yang sejuk dan kering.
Catatan Penggunaan
- Kinerja bergantung pada jenis substrat, kandungan padatan, waktu pengolahan, suhu, dan pH.
- Pastikan penyebaran yang merata untuk aktivitas yang konsisten di seluruh batch.
- Kompatibel dengan sistem pemrosesan multi-enzim seperti protease dan amilase, tergantung pada tujuan produk dan kompleksitas formulasi.
Penyimpanan
Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, jauh dari panas dan kelembapan. Hindari paparan yang berkepanjangan terhadap suhu tinggi atau kelembapan. Tutup rapat setelah dibuka dan gunakan segera untuk menjaga aktivitas enzim.




