Enzim Nukleotida Untuk Dijual

  1. Apa itu nukleotida?
    Nukleotida adalah golongan senyawa yang terdiri dari basa purin atau pirimidin, ribosa atau deoksiribosa dan asam fosfat. Menurut basa molekul nukleotida yang berbeda, nukleotida dapat dibedakan menjadi lima jenis, yaitu 5′-adenin nukleotida (AMP), 5′-guanin nukleotida (GMP), 5′-sitosin nukleotida (CMP), 5′-urasil nukleotida (UMP) dan 5′-hipoksantin nukleotida (IMP).
  2. Metode produksi nukleotida.
    Saat ini, metode sintesis nukleotida terutama terdiri dari sintesis kimia, fermentasi mikroba dan hidrolisis enzimatis.
    Dalam produksi kimiawi nukleotida, sebagian besar nukleosida digunakan untuk esterifikasi fosfat. Karena reagen yang terlibat mahal dan menggunakan bahan mentah untuk sintesis kimia beracun, persyaratan prosesnya tinggi, lingkungan sangat tercemar dan biaya produksinya relatif tinggi. Secara umum hanya digunakan untuk memproduksi beberapa turunan nukleotida dengan tujuan khusus dan terbatas pada skala laboratorium. Produksi industri skala besar menghadirkan kesulitan tertentu.
    Produksi nukleotida melalui fermentasi terutama menggunakan jalur biosintetik dari strain mikroba untuk menghasilkan nukleotida. Untuk menghasilkan nukleotida dengan fermentasi mikroba, jalur biosintesis dan mekanisme pengaturan harus dipertimbangkan untuk memilih strain. Meskipun efisiensi produksi tinggi karena masalah mutasi kembali strain dan akumulasi produk dalam bakteri, umpan balik juga diberikan. Persyaratan teknis seperti kontrol dan regulasi relatif tinggi. Dalam proses pembuatan fermentasi terdapat persyaratan khusus untuk komposisi media dan penambahan zat. Selain itu, investasi untuk membangun pabrik tinggi dan produk yang dihasilkan tunggal, sehingga terbatas pada produksi produk yang sangat sedikit. Saat ini hanya inosine (IMP) dan guanylate (GMP) yang telah diindustrialisasi.
    Hidrolisis enzimatis menghasilkan nukleotida yang menggunakan nuklease P1 untuk mendegradasi RNA untuk mendapatkan campuran empat nukleotida (AMP, GMP, CMP dan UMP), lalu memisahkan dan memurnikan empat nukleotida dengan resin penukar ion. Selain itu, 5′-adenine nucleotide (AMP) digunakan sebagai substrat yang diubah oleh adenylate deaminase untuk menghasilkan 5′-hypoxanthine nucleotide (IMP). Proses hidrolisis enzimatis mengambil alih produksi 5′-nukleotida, yang memiliki keunggulan proses produksi yang sederhana, sumber bahan baku yang melimpah dan biaya yang rendah. Ini adalah proses manufaktur dengan sejarah terpanjang dan teknologi paling matang.
  3. Penggunaan nukleotida
    Nukleotida memiliki berbagai aplikasi dalam industri seperti makanan, obat-obatan dan pertanian.
    Dalam industri makanan, ketika inosin dan guanylate dicampur dengan natrium glutamat, efek penyegaran ditingkatkan satu per satu hingga beberapa puluh kali dan memiliki efek yang baik pada rasa asam, pahit, gosong, dan amis. Disodium nukleotida (I + G) telah berkembang menjadi penyedap rasa generasi ketiga setelah monosodium glutamat dan sari ayam. Ini banyak digunakan dalam bungkus bumbu mie instan, rempah-rempah seperti sari ayam, bubuk ayam dan kecap segar. Selain itu, nukleotida dalam makanan bayi sebagai aditif makanan bayi dapat secara signifikan meningkatkan kekebalan bayi, meningkatkan pematangan usus, meningkatkan sintesis lipoprotein dan asam lemak tak jenuh ganda, dan mengurangi timbulnya pilek dan diare pada bayi. Mendorong pertumbuhan dan perkembangan normal bayi.
    Dalam industri farmasi, 5′-nukleotida dapat digunakan tidak hanya sebagai obat itu sendiri, tetapi juga sebagai bahan mentah untuk produksi banyak obat antivirus dan antitumor, seperti sintesis obat antivirus ribavirin dan asiklovir. Obat yang baru disintesis ini diharapkan menjadi golongan baru obat antivirus dan antitumor setelah obat sulfonamid dan antibiotik.
    Dalam industri pertanian, nukleotida dapat digunakan sebagai pengatur tumbuh tanaman dalam produksi tanaman, sehingga meningkatkan hasil dan berat. Ini juga dapat diterapkan pada aditif pakan, yang memiliki efek yang sangat jelas pada pertumbuhan hewan. Singkatnya, apakah penggunaan nukleotida dalam pakan tanaman atau hewan dapat mengurangi biaya produksi dan membawa manfaat yang signifikan.