Enzim Lactase Food Grade (β-Galactosidase) untuk Hidrolisis Laktosa Susu
Laktase Berkualitas Pangan, yang juga dikenal sebagai β-Galaktosidase (β-D-galaktosidase), adalah enzim yang mengkatalisis hidrolisis laktosa menjadi glukosa Dan galaktosa.
Selain hidrolisis laktosa, laktase dapat menunjukkan aktivitas transgalaktosilasi dalam kondisi pemrosesan yang sesuai.
Dengan aktivitas optimal pada kisaran pH mendekati netral, enzim ini sangat cocok untuk pengolahan susu dan produk olahan susu, memungkinkan produksi yang efisien rendah laktosa Dan bebas laktosa produk.
Hidrolisis laktosa meningkatkan daya cerna bagi konsumen yang intoleransi laktosa dan meningkatkan rasa manis alami produk susu. Karena glukosa dan galaktosa lebih manis daripada laktosa, produk susu yang diolah dengan laktase dapat membantu mengurangi
kebutuhan akan tambahan gula sambil tetap mempertahankan profil rasa aslinya.
Fitur Utama
- Efisiensi hidrolisis laktosa yang tinggi: Konversi laktosa dapat melebihi 99% dalam kondisi yang direkomendasikan.
- Performa optimal pada pH yang relevan untuk produk susu: aktivitas terbaik diamati antara pH 6,0 dan 7,0.
- Efektif pada suhu sedang: sangat sesuai untuk kondisi pengolahan susu standar.
- Peningkatan kualitas produk: Mengurangi kristalisasi yang disebabkan oleh laktosa dan meningkatkan persepsi rasa manis.
- Penerapan yang luas: Kompatibel dengan susu cair, produk susu fermentasi, larutan susu bubuk, dan makanan berbahan dasar susu.
Properti Produk
- Penampilan: Bubuk putih
- Jenis Enzim: Laktase / β-Galaktosidase
- Fungsi Utama: Hidrolisis laktosa menjadi glukosa dan galaktosa
Kondisi Operasional yang Direkomendasikan
| Parameter | Kisaran yang Direkomendasikan |
|---|---|
| pH optimal | 6,0 – 7,0 |
| Suhu Optimal | 30 – 40 °C |
| Tingkat Penggunaan – Susu Cair | 0,02 – 0,1% (b/b, berdasarkan berat cairan) |
| Tingkat Penggunaan – Larutan Susu Bubuk | 0,2 – 0,4% (berat/berat, berdasarkan bahan kering) |
Catatan: Tingkat aplikasi optimal bergantung pada konsentrasi laktosa, waktu pemrosesan, profil suhu,
dan kadar laktosa akhir yang diinginkan.
Area Aplikasi
- Produk Susu Rendah Laktosa dan Bebas Laktosa
Mengurangi kandungan laktosa dalam produk susu, sehingga mendukung peningkatan toleransi dan penerimaan konsumen yang lebih luas. - Produk Susu Fermentasi
Hidrolisis laktosa sebelum fermentasi dapat membantu mengurangi masalah kualitas yang terkait dengan laktosa berlebih, termasuk kristalisasi dan cacat tekstur. - Bahan-Bahan Olahan Susu dan Aplikasi Susu Bubuk
Laktosa terhidrolisis meningkatkan rasa manis dan daya cerna, sehingga memungkinkan pengurangan tambahan gula dan peningkatan persepsi nilai gizi. - Produk Roti dan Makanan Berbasis Susu
Penggunaan susu yang telah diolah dengan laktase dapat membantu mencegah perubahan aroma dan warna yang tidak diinginkan, mendukung fermentasi ragi, serta meningkatkan volume dan tekstur produk akhir.
Pedoman Pemrosesan Umum
Susu Cair
- Tambahkan laktase pada 0,02 – 0,1% berdasarkan berat cairan.
- Hidrolisis pada 35 °C selama kurang lebih 5 jam, atau pada suhu rendah (~9 °C) untuk 20–24 jam.
- Lakukan pengadukan lembut selama hidrolisis untuk memastikan pencampuran yang merata.
- Panaskan hingga kira-kira 85 °C Setelah hidrolisis, jika inaktivasi enzim diperlukan, dinginkan dan lanjutkan dengan pemrosesan hilir.
Larutan Susu Bubuk
- Siapkan larutan susu bubuk dengan takaran kurang lebih... 12% total padatan.
- Tambahkan laktase pada 0,2 – 0,4% berdasarkan bahan kering.
- Lakukan hidrolisis dengan menggunakan kondisi waktu dan suhu yang sama seperti susu cair.
Aktivitas Enzim Relatif
pH vs. Aktivitas Relatif
- Aktivitas tertinggi diamati sekitar pH 6,5 – 7,0.
- Aktivitas menurun secara bertahap pada nilai pH yang lebih rendah atau lebih tinggi.
Suhu vs. Aktivitas Relatif
- Aktivitas meningkat seiring dengan suhu dan mencapai maksimum sekitar 40 °C.
- Aktivitas menurun secara signifikan di atas 45 °C dan pada suhu yang lebih tinggi.
Penyimpanan
- Simpan di dalam sejuk, kering lingkungan, terlindung dari sinar matahari langsung.
- Suhu penyimpanan yang dianjurkan: di bawah 0 °C.
- Paparan suhu atau kelembapan tinggi dalam jangka waktu lama dapat mengurangi aktivitas enzim; penyesuaian dosis aplikasi mungkin diperlukan jika kondisi penyimpanan tidak optimal.
Keamanan dan Penanganan
Laktase adalah enzim berbasis protein yang digunakan dalam pengolahan makanan. Meskipun umumnya aman, paparan debu enzim pekat dapat menyebabkan sensitisasi pada individu yang rentan.
- Hindari menghirup debu enzim; gunakan alat pelindung pernapasan yang sesuai.
- Gunakan sarung tangan pelindung dan pelindung mata saat menangani.
- Hindari kontak kulit atau mata yang berkepanjangan.
- Enzim ini dapat dihambat atau didegradasi oleh zat-zat tertentu. ion logam (seperti Fe)3+, Cu2+, Hg+, dan Pb2+) dan oleh zat pengoksidasi kuat; kontak langsung dengan zat-zat ini harus dihindari.
Kemasan
- Ukuran Kemasan Standar: Botol 1 kg (disediakan dalam botol polos berkualitas industri). Harap diperhatikan bahwa gambar produk hanya untuk ilustrasi. Kemasan sebenarnya mungkin berbeda.










