Harga Enzim Glukoamilase Pencernaan 100000U/G
|
Bahan Utama |
Enzim Glukoamilase |
|
Fungsi |
Untuk penentuan glikogen dalam sel ragi. Mengandalkan glikosilasi untuk mensintesis hetero-oligosakarida. |
|
Nomor CAS |
9032-08-0 |
|
Rumus Molekul |
Asam asetat C28H31ClN4O |
|
Berat Rumus |
475.025 |
|
Kepadatan |
1,3±0,1 gram/cm³ |
|
Warna |
Coklat Muda |
|
Bidang Aplikasi |
Bahan Tambahan Pangan |
Perkenalan
Enzim Glukoamilase dapat memecah ikatan glikosidik α-1,4 pati dari ujung non-pereduksi untuk menghasilkan glukosa dan juga dapat menghidrolisis ikatan glikosidik α-1,6 secara perlahan. Pada cabang ikatan α-1,6, enzim ini memotong ikatan α-1,6 terlebih dahulu, kemudian memotong ikatan α-1,4. Oleh karena itu, enzim ini dapat memotong unit glukosa amilosa secara berurutan dari ujung non-pereduksi untuk menghasilkan glukosa dengan cepat. Produk ini juga banyak digunakan dalam produksi berbagai jenis glukosa. Secara umum, enzim ini dapat digunakan dalam industri apa pun yang mengharuskan pati dan dekstrin dihidrolisis oleh enzim.
Aplikasi
- Industri Alkohol: Kukus dan rebus bahan mentah dengan suhu sedang, lalu dinginkan hingga 58-60°C. Tambahkan glukoamilase, dosis yang disarankan adalah 80-200μ/g bahan mentah. Pertahankan suhu selama 30-60 menit, lalu dinginkan hingga 30°C untuk fermentasi.
- Industri Pati: Cairkan bahan baku, sesuaikan nilai pH menjadi 4,2-4,5, dinginkan hingga 58-60 derajat Celcius. Tambahkan glukoamilase, dosis yang disarankan adalah 100-300 μg/g bahan baku. Pertahankan suhu tersebut selama 24-48 jam.
- Industri Bir: Saat memproduksi bir kering, tambahkan glukoamilase sebelum fermentasi, yang dapat memperkuat kemampuan fermentasi.
- Industri Pembuatan Bir: Saat memproduksi anggur atau anggur kuning, penggunaan glukoamilase sebagai pengganti ragi anggur dapat meningkatkan hasil akhir. Enzim ini banyak digunakan dalam industri cuka.
- Lainnya: Saat digunakan dalam industri MSG dan antibiotik, cairkan pati dan dinginkan hingga 60°C, sesuaikan nilai pH menjadi 4,2-4,5, tambahkan glukoamilase, tingkat aplikasi yang disarankan adalah 100-300 μg/g bahan baku.










