Bubuk Lisozim — Enzim Pengawet Makanan
Lisozim (EC 3.2.1.17) adalah enzim glikosida hidrolase yang mengkatalisis hidrolisis ikatan 1,4-beta antara residu asam N-asetilmuramat dan N-asetil-D-glukosamin dalam peptidoglikan. Enzim ini diekstrak dari putih telur dan dimurnikan dengan teknologi mikrofiltrasi, ultrafiltrasi, dan pengeringan beku vakum. Lisozim merupakan rantai peptida tunggal yang terdiri dari 18 jenis residu asam amino berjumlah 129 dengan berat molekul sekitar 14.000 Da.
Lisozim banyak digunakan sebagai pengawet makanan alami dalam pembuatan keju, penjernihan anggur, dan pengemasan produk segar.
Larut dalam air, larutan berair adalah cairan bening dan tidak larut dalam eter dan aseton.
Informasi Produk
Nama Produk: Lisozim
Komponen Utama: Lisozim, glukosa
Spesifikasi Produk: 20.000 U/mg (dapat disesuaikan hingga 45.000 FIPU/mg)
Properti Produk: Bubuk putih hingga kuning muda
CAS: 12650-88-3
Nilai: Kelas makanan
Penyimpanan: Suhu ruangan, kering, dan terlindungi dari cahaya
Umur simpan: 12 bulan
Aplikasi
Pengawetan Makanan
Dengan menguraikan dinding sel bakteri, lisozim memiliki efek penguraian pada bakteri Gram-positif seperti Bacillus subtilis dan Micrococcus yang tahan radiasi. Lisozim banyak digunakan dalam pengawetan produk perairan, daging, kue, sake, anggur, dan minuman.
Pengolahan Keju dan Produk Susu
Penambahan lisozim pada produk susu berfungsi sebagai agen pengawet antimikroba alami, memperpanjang umur simpan dan menjaga kualitas produk. Umumnya digunakan dalam pembuatan keju untuk mengendalikan pembengkakan akhir yang disebabkan oleh Clostridium tyrobutyricum.
Klarifikasi Anggur dan Bir
Digunakan untuk menghilangkan dan menstabilkan protein dalam produksi anggur dan bir, meningkatkan kejernihan dan daya tahan produk jadi.
Pengemasan Produk Segar dan Buah-buahan
Diterapkan pada kemasan produk segar untuk memperpanjang umur simpan, menjaga kualitas selama penyimpanan dan distribusi.
Formulasi Kosmetik
Digunakan sebagai bahan dalam produk kosmetik seperti masker wajah dan formulasi perawatan kulit karena sifat antimikrobanya.
Bioteknologi dan Penelitian
Lisozim digunakan sebagai enzim alat dalam rekayasa genetika dan rekayasa sel untuk penghancuran dinding sel bakteri Gram-positif. Lisozim berfungsi sebagai substrat standar untuk studi kinetika enzim dan biokimia.




