Deskripsi Produk
Amilase maltogenik diproduksi melalui fermentasi Bacillus licheniformis yang terendam, diikuti dengan pemurnian, formulasi, dan pengeringan. Produk ini banyak digunakan dalam industri penggilingan tepung, pembuatan roti, produksi sirup maltosa, dan beberapa industri lainnya.
Fungsi dan Aplikasi
Koreksi Tepung: Untuk tepung khusus dengan spesifikasi yang ditingkatkan.
Roti Kukus dan Pembuatan Roti: Peningkatan struktur remah roti dan roti kukus; kelembutan, keputihan, elastisitas, dan cita rasa roti kukus yang lebih baik; perlambatan penuaan, pemeliharaan kelembaban dan kelembutan yang lebih baik, serta masa simpan yang lebih panjang.
Produksi Maltose atau Sirup Malt: Kinerja yang stabil dan terkendali selama sakarifikasi dengan produk berkualitas.
Mekanisme dan Standar Produk
Maltosa amilase dapat menghidrolisis pati menjadi maltosa dan sejumlah oligosakarida.
Standar Produk
| Barang | Indeks | |
| Ukuran partikel (%<40 mesh) | ≥80 | |
| Kerugian akibat pengeringan/(%) | ≤8,0 | |
| Timbal/(mg/kg) | ≤5,0 | |
| Arsenik/(mg/kg) | ≤3,0 | |
| Jumlah total yang layak/(CFU/g) | ≤50000 | |
| Bakteri Coliform/(CFU/g) | ≤30 | |
| Bakteri Escherichia coli | (CFU/gram) | <10 |
| (MPN/gram) | ≤3,0 | |
| Salmonella/(25g) | Tidak Terdeteksi |
Parameter Reaksi
| Kondisi | Jangkauan |
| Suhu Aktivitas | Suhu 20℃-80℃ |
| Suhu Optimum | 65℃-75℃ |
| Aktivitas pH | 3.5-6.5 |
| pH optimal | 4.0-6.0 |
Rekomendasi Tingkat Aplikasi
Tingkat aplikasi yang disarankan adalah 0,1-1 kg/t DS. Tingkat aplikasi harus dioptimalkan berdasarkan setiap aplikasi, spesifikasi bahan baku, hasil yang diharapkan, dan parameter pemrosesan. Lebih baik memulai pengujian dengan volume yang sesuai.
Dosis:
Tambahkan 10–100 ppm berdasarkan berat tepung (1,0–10,0 g per 100 kg tepung).
Proses Pendaftaran
(1) Penerapan Amilase Maltogenik untuk Mencegah Kebusukan pada Produk Roti
- Campur tepung dan bahan-bahan lainnya:
- Tepung
- Garam
- Ragi kering
- Susu bubuk
- Gula
- Tambahkan 25–100 ppm dari preparat enzim anti-pengerasan berdasarkan berat tepung.
- Tambahkan air, aduk rata, dan uleni adonan selama kurang lebih... 10 menit.
- Setelah adonan melunak, tambahkan mentega dan lanjutkan menguleni hingga terbentuk lapisan gluten yang halus. Tutup dengan bungkus plastik dan biarkan. fermentasi pertama pada suhu ruangan.
- Saat adonan mencapai 2,5–3 kali Setelah volumenya kembali seperti semula, buang gas dan bentuk kembali adonan. Biarkan pemeriksaan kedua, lalu masukkan ke dalam cetakan.
- Lanjutkan pemeriksaan pada kira-kira 35°C selama sekitar 1 jam.
- Panggang hingga roti yang dihasilkan matang.
(2) Aplikasi Amilase Maltogenik untuk Memperpanjang Masa Simpan dan Mempertahankan Kelembutan pada Produk Beras Ketan
- Campurkan tepung beras ketan dengan bahan-bahan berikut:
- pati jagung 20%
- 2x susu (berdasarkan formulasi)
- 20% gula
- Kukus campuran tersebut hingga matang sepenuhnya dan biarkan dingin hingga suhu kurang lebih... 60°C.
- Tambahkan 10–50 ppm dari preparat enzim berdasarkan berat tepung beras ketan, lalu aduk hingga rata.
- Lanjutkan dengan pembentukan dan pemrosesan. tangyuan atau produk makanan beras ketan lainnya.
Keamanan
Sediaan enzim adalah protein yang dapat memicu sensitisasi dan menyebabkan gejala alergi pada individu yang rentan. Kontak yang berkepanjangan dapat menyebabkan iritasi ringan pada kulit, mata, atau selaput lendir hidung. Kontak langsung dengan kulit harus dihindari. Jika terjadi iritasi atau reaksi alergi pada kulit atau mata, segera konsultasikan dengan dokter.
Penyimpanan
Penyimpanan: Simpan dalam keadaan tertutup di tempat kering dan sejuk serta terhindar dari sinar matahari langsung.
Umur Simpan
Umur simpan: 12 bulan di tempat yang kering dan sejuk.









